GAds

Merek-Vaksin yang “Direstui” BPOM

Merek-Vaksin yang “Direstui” BPOM

Gais. Kamu udah vaksin kopit dosis keberapa nih? Kabarnya selain dua dosis yang diberikan kepada masyarakat umum, ada juga vaksin dosis ketiga yang diberikan khusus untuk tenaga kesehatan (Nakes) dan para manusia yang berada di garis terdepan dalam pencegahan Corona Virus Disease 2019 alias Covid-19. Adalah Vaksin dengan Merek “Moderna” yang dikembangkan oleh Moderna, Inc dan NIAID, entitas yang berbasis di Amerika Serikat. Kabarnya lagi, Merek ini mulai didistribusikan dan dapat disuntikkan kepada orang yang belum mendapatkan dosis vaksin sama sekali. (sumber: Kontan dan Tempo) Bagi kamu yang sudah vaksin pasti telah merasakan suntikan cinta beserta gejala-gejalanya bukan? Admin dan tim kantor Klinik Hukum Rewang Rencang juga, kok. 😀

Tapi selain untuk kekebalan, ternyata banyak juga lho masyarakat yang mengikuti program vaksinasi demi alasan formal. Maksudnya, karena vaksin mulai banyak dijadikan syarat wajib untuk mengikuti event tertentu, karena itulah banyak manusia-manusia yang berbondong-bondong menuju fasilitas kesehatan. Vaksin memang dapat ditemukan di puskesmas, klinik kesehatan, rumah sakit bahkan institusi-institusi tertentu yang menggelar program vaksinasi. Karena adanya lonjakan kebutuhan vaksin belakangan menyebabkan vaksin agak sulit untuk didapatkan dan perlu antri cukup lama untuk memperolehnya. Agak terlambat dan dengan manajemen yang kurang tepat, tapi lebih baik daripada tidak sama sekali dan harus diapresiasi. 🙂

Nah rupanya di dua bulan terakhir, santer kabar bahwa Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia memberi restu kepada beberapa merek-merek vaksin untuk dapat dikembangkan dan disebarluaskan kepada masyarakat umum. Merek-Merek tersebut sebelumnya sudah cukup terkenal akan tetapi tidak untuk digunakan dalam skala luas. Hal itu tentu karena belum memperoleh izin edar (nah sekarang kamu sadarkan pentingnya izin edar?) dari BPOM. Belum selesai melewati proses-proses pengujian hingga akhirnya dinyatakan aman untuk digunakan oleh publik. Beberapa vaksin ini dinyatakan lolos uji klinis dan telah diberikan Emergency Use Authorization alias EUA (apa itu EUA?). Apa saja?

  1. CoronaVac alias Sinovac
  2. Oxford-Astra Zeneca (AZ)
  3. Sinopharm (BBIBP-CorV)
  4. Moderna (mRNA-1273)
  5. Pfizer-BioNTech (BNT162b2)
  6. Vaksin Merah Putih (PT BioFarma)

Enam vaksin tersebut sedang “dalam perjalanan” alias On the Way untuk disebarluaskan di Indonesia. Enak ya Rencang kalo udah punya izin edar kayak Merek-Merek-Vaksin yang “Direstui” BPOM itu. Kamu mau juga? Produkmu perlu izin edar supaya mudah beredar? Hubungi kami dengan klik logo WA di pojok kiri bawah gawaimu!

#TerbaikTercepatTerpercaya

#KlinikHukumTerpercaya

#SemuaAdaJalannya

    Leave Your Comment

    Your email address will not be published.*

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

    Mulai WA
    1
    Hubungi Kami
    Halo Rencang, ada yang bisa kami bantu?