Promo Kemerdekaan Rewang Rencang

Selamat siang dan selamat Bulan Agustus, Rencang-Rencang! Pasti kamu tau dong kalau Bulan Agustus adalah bulan yang spesial bagi Indonesia, rakyat Indonesia dan yang berbau Indonesia. Karena di bulan inilah merupakan tonggak awal Indonesia menyatakan kemerdekaannya. Diproklamasikan oleh salah dua Founding Fathers Indonesia, yaitu Ir. Soekarno dan Moh. Hatta, menjadi hari yang sangat bersejarah karena di pertengahan bulan inilah Indonesia menyatakan lepas dari penjajahan. Yap, tanggal 17 Agustus 1945 akan selalu diperingati sebagai hari kemerdekaan Indonesia, menandai momentum lepasnya Indonesia dari bangsa penjajah (Portugis, Spanyol, Belanda dan Jepang). Tanggal 17 Agustus menjadi hari yang ditunggu-tunggu, termasuk juga oleh Klinik Hukum Rewang Rencang yang tidak sabar melancarkan agresi “Promo Kemerdekaan”!!! (Eh btw yang tertarik pemerintahan bisa cek tulisan ini ya)

Sedikit Sejarah dan Cuplikan Fun Fact

Menjelang pertengahan Agustus 1945, Indonesia masih dikuasai oleh Jepang yang mengaku sebagai “Saudara Tua” dan menjuluki dirinya sebagai Cahaya Asia. Propaganda Jepang pada awalnya membuat luluh rakyat namun berakhir dengan Romusha yang bahkan lebih kejam dari Kerja Paksa. Sebagian kaum pemuda terpelajar yang resah dengan kenyataan penjajahan, melihat Indonesia seperti keluar mulut buaya masuk mulut singa. Lepas dari Belanda namun dijajah Jepang yang tak kalah kejamnya. Namun taring Jepang rupanya tak berlangsung lama. Setelah sekitar “hanya” 3,5 tahun menjajah Indonesia (dibandingkan Belanda yang 350 tahun), Indonesia diiming-imingi kemerdekaan oleh Jepang, yang mana mempengaruhi tiga orang utama yang sering menjadi tuntunan masyarakat yaitu Soekarno, Hatta dan Radjiman. Mereka dipengaruhi sana sini oleh Jepang demi mendapatkan kemerdekaan Bangsa Indonesia, dibawah pemberian Jepang.

Para pemuda yang menyebut diri mereka sebagai “Golongan Muda”, tak terima dengan tawaran Give Away kemerdekaan oleh Jepang. Persiapan-persiapan jepang melalui Dokuritsu Junbi Cosakai dan Dokuritsu Junbi Inkai dan membawa trio “Golongan Tua” ke sana-sini hingga akhirnya untuk yang terakhir kalinya ke Dalat (Vietnam), diobrak-abrik oleh para pemuda nekat. Mereka yang terdiri dari Soekarni dkk. merasa tidak layak jika kemerdekaan diberikan oleh bangsa yang kalah. Jepang memang baru saja menyerah tanpa syarat kepada Belanda. Yang artinya antara Jepang akan memerdekakan Indonesia untuk mempertahankan kehormatannya, atau menyerahkan Indonesia kembali kepada Belanda. Kabar itu belum tersiar luas, namun telah diketahui oleh Golongan Muda Undercover. Mereka segera berdebat dengan para Golongan Tua, dan bahkan sampai “menculik” mereka ke Rengasdengklok untuk memperkecil pengaruh Jepang.

Indonesia Merdeka, tapi tidak bagi Dunia

Pada intinya setelah aksi penculikan itu, para Founding Fathers akhirnya setuju untuk menyatakan kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Mengingat momentum kekalahan Jepang dari Sekutu dan sebelum Belanda mencengkeram kembali, Indonesia menyatakan kemerdekaannya selagi pada masa Status Quo. Tapi yang lucu adalah, dunia mengetahui Indonesia merdeka justru baru pada tanggal 27 Desember 1945. Pada saat itu merupakan momentum penyerahan kedaultan Belanda kepada Indonesia sebagai tindak lanjut dari hasi Konferensi Meja Bundar (KMB). Sehingga di titik itulah Indonesia dianggap baru memiliki kedaulatan secara penuh sebagai suatu negara. Iya! Menurut dunia dan PBB, Indonesia baru merdeka secara resmi pada tanggal 27 Desember 1945. Dalam istilah hukum, Indonesia merdeka secara De Facto pada 17 Agustus 1945, namun baru merdeka secara De Jure pada 27 Desember 1945. Rencang-Rencang hayo siapa yang baru tau Funny Fact ini? Sama kok, admin juga baru tau akhir-akhir ini ehehehehe.

Sama seperti Kemerdekaan, Sama juga seperti Perusahaan

Nah melihat dari kisah di atas, pasti ada hikmah yang bisa kita petik terutama untuk momentum “merdeka” atau “berdaulatnya” sesuatu. Indonesia merasa sudah merdeka pada 17 Agustus 1945, namun diakui secara hukum baru pada 27 Desember 1945. Kenapa Indonesia dianggap tidak benar-benar merdeka selama hampir lima bulan di antaranya? Ya karena di masa itu masih ada potensi Indonesia dijajah oleh bangsa lain termasuk Sekutu ft. Belanda. Nah sama seperti hal itu, usahamu punya karakteristik yang mirip-mirip. Kamu bisa mendirikan usaha, tapi belum diakui secara resmi oleh hukum jika tidak di-legal-kan. Anggaplah nama usahamu bisa “dijajah” orang lain jika kamu tidak segera mendaftarkannya. Nah disinilah Rewang Rencang akan membantumu dalam mendirikan usaha secara legal, melalui promo kemerdekaan yang turut menyemarakkan momentum indah bangsa Indonesia. Rinciannya bisa kamu lihat di flyer ya, capek-capek tuh desainer kita bikinnya ehehehehe 😀

Promo Kemerdekaan Rewang Rencang
Promo pendirian legalitas CV dan PT

Mari deh, kita sama-sama mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif, termasuk me-Level-Up usaha kita dengan paket legalitas Rewang Rencang. Siapa tau kontribusimu, memajukan ekonomi negaramu. 🙂 Demikianlah uraian sejarah dan cuplikan Fun Fact tentang kemerdekaan Indonesia, disertai tipis-tipis Promo Kemerdekaan Rewang Rencang. Kamu ada pertanyaan atau tertarik mengklaim promo ini? Buruan, limited time hanya sampai 31 Agustus 2020! Klik logo WhatsApp di pojok kiri bawah gawai kamu ya!

#TerbaikTercepatTerpercaya

#KlinikHukumTerpercaya

#SemuaAdaJalannya

    Leave Your Comment

    Your email address will not be published.*

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

    Mulai WA
    1
    Hubungi Kami
    Halo Rencang, ada yang bisa kami bantu?