GAds

Gugatan Sandal Crocs

Gugatan Sandal Crocs

Gugatan Sandal Crocs. Sandal Crocs? Tentu saja pasti rencang sudah tau sandal tersebut, karena sandal tersebut sudah ada sejak lama dan banyak sekali digemari oleh mayarakat.

Oleh karena itu lah, semakin digemari maka semakin popular juga Sandal Crocs. Bahkan tidak sedikit perusahaan yang mulai meniru-niru produksi sandal seperti bentuk Sandal Crocs.

Seperti yang diketahui, salah satu daya Tarik dari Sandal Crocs itu sendiri yaitu karena bentuk sandalnya yang unik dan beda dari sandal-sandal lainnya.

Namun, tak disangka-sangka ternyata banyak sekali perusahaa yang telah meniru desain dari bentuk Sandal Crocs di beberapa negara. Maka dari itu, pemilik desain Sandal Crocs menjadi geram dan telah melayangkan gugatan dengan beberapa tuntutan ke 20 perusahaan yang meniru desain industri dari bentuk Sandal Crocs. Yuk cek pembahasannya :

Sandal Crocs :

Sandal Crocs berasal dari Colorado Amerika Serikat. Di Indonesia ini, Sandal Crocs khususnya merek Crocs telah terdaftar pada 25 November 2005 dengan nomor D002005026051. Pemilik dari merek tersebut yakni Crocs inc.

Semakin digemarinya Sandal Crocs, semakin bertambah pula jumlah peniru desain/bentuk Sandal Crocs yang unik tersebut. Ternyata tidak hanya di Indoensia saja yang terdapat banyak Crocs palsu, namun di luar negeri pun sangat banyak Crocs palsu.

Oleh karena itulah, akhirnya pada Juli 2021 kemarin, pihak Crocs asli melayangkan gugatan atas pelanggaran merek dagang dengan beberapa tuntutan kepada kurang lebih 20 perusahaan yang meniru desain Sandal Crocs nya.

Gugatan tersebut diajukan di Pengadilan Distrik Colorado, AS. Beberapa perusahaan yang dituntut yaitu Walmart, Loeffler Randali, Hobby Lobby dkk.

Alasan kuat Crocs menggugat para peniru desainnya yaitu karena tiruan dari produknya itu dijual engan harga lebih murah dengan nama yang berbeda-beda, sehingga dengan adanya peniruan desain Sandal Crocs tentu saja cenderung menyebabkan kebingungan atau salah paham ataupun menipu konsumen. Oleh karena itulah terjadi pelanggaran merek dagang Crocs khususnya mengenai desain industrinya.

Namun sayangnya, dari pihak-pihak yang digugat yaitu Walmart, Loeffler Randali, Hobby Lobby, tak kunjung memberikan tanggapan atas gugatan tersebut.

Perlindungan Desain Industri :

Berdasarkan pasal 1 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2000 tentang Desain Industri, yang dimaksud desain industri ialah suatu kreasi tentang bentuk, konfigurasi, atau komposisi garis atau warna, atau garis dan warna, atau gabungan daripadanya yang berbentuk tiga dimensi atau dua dimensi yang memberikan kesan estetis dan dapat diwujudkan dalam pola tiga dimensi atau dua dimensi serta dapat dipakai untuk menghasilkan suatu produk, barang, komoditas industri, atau kerajinan tangan.

Desain industrI juga merupakan bagian dari Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) yang perlu untuk dilindungi. Perlindungan desain industri dalam HAKI yaitu hanya dalam hal melindungi aspek ornamental dan estetika dari suatu produk saja, bukan untuk melindungi aspek fungsi dari desain, aasalkan produk yang dihasilkannya memiliki penampilan estetika yang berbeda.

Tujuan perlindungan Desain Industri yaitu :

  1. Untuk menambahkan nilai plus suatu produk (menjadi lebih menarik)
  2. Untuk memiliki hak ekslusif guna mencegah pihak-pihak yang tidak berwenang untuk memalsu dan menirunya (Jika desain industri sudah didaftarkan)

Untuk jangka waktu dari perlindungan desain industri yaitu berdasarkan pasal 5 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2000 tentang desain industri, perlindungan terhadap Hak Desain Industri diberikan untuk jangka waktu 10 (sepuluh) tahun terhitung sejak Tanggal Penerimaan.

Nah itulah dia pembahasan kita hari ini terkait Gugatan Sandal Crocs. Perlu diingat bahwa sengketa HAKI tidak hanya terkait sengketa merek saja, namun sengketa desain industripun bisa terjadi. Oleh karena itu, segala pendaftaran sangat diperlukan agar produk kita dapat dilindungi dan aman.

Yuk terus simak pembahasan-pembahasan selanjutnya di website kami.

    Leave Your Comment

    Your email address will not be published.*

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

    Mulai WA
    1
    Hubungi Kami
    Halo Rencang, ada yang bisa kami bantu?