GAds

The-Rabbit-Town VS Karya-Seniman-Luar

The-Rabbit-Town VS Karya-Seniman-Luar

The-Rabbit-Town VS Karya-Seniman-Luar. The Rabbit Town (TRT) merupakan salah satu tempat wisata selfie yang terbaru di Bandung. Tempat tersebut sedang ramai dikunjungi, diperbincangkan, maupun sedang viral. Lokasi TRT yaitu di Bandung tepatnya di Jalan Ranca Bentang Nomor 30, Ciumbeluit.

Daya Tarik dari tempat wisata TRT yaitu adanya berbagai tempat (spot) selfie bagi para pengunjung. Selain banyak, spot selfie disana pun sanagt unik dan menawan. Tentu saja hal tersebut membuta banyak wisatawan penasaran dan mengunjungi tempat tersebut.

Bahkan, warganetpun tidak tanggung-tanggung untuk langsung upload fotonya di Instagram. Namun, semakin viral suatu tempat, pasti semakin kritis pula warganet untuk mengomentari tempat tersebut. Hal tersebut juga terjadi pada tempat wisata TRT.

Melalui media Instagram pula ada warganet yang membagikan kesamaan spot selfie di TRT sama dengan karya seniman di luar negeri. Penasaran apa aja yang sama? Yuk cek pembahasannya di bawah ini ;

Kronologi

Bandung merupakan salah satu kota yang menjadi bagian Creative Cities Network UNESCO. Sehingga tidak heran pada awal 2018, TRT resmi dibuka di Bandung. Oleh karena konsepnya yang unik untuk berwisata maupun selfie, tentunya TRT banyak dikunjungi masayarakat dan viral.

Sebegitu viralnya, masyarakat yang berkunjungpun tidak tanggung-tanggung lagi untuk segera upload fotonya di TRT ke media sosial. Namun, karena hal tersebutlah, dugaan TRT plagiat karya seniman luar muncul dan ramai dibicarakan warganet.

Hal tersebut dikarenakan beberapa spot selfie yang ada di TRT mirip dengan tempat diluar negeri yang merupakan hasil karya seniman luar.

Bahkan pada April 2021, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memutuskan bahwa Rabbit Town di Bandung terbukti melakukan plagiat terkait karya Chris Budern bertema Love Light, sehingga TRT diminta untuk segera memusnahkan instalasi Love Light yang terletak di taman hiburan wisata selfie Rabbit Town dalam waktu selambat-lambatnya 30 hari kerja sejak putusan tersebut berkekuatan hukum tetap.

Sedangkan dari pihak TRT sendiri, berpegang teguh bahwa pihaknya tidak plagiat.

Spot Selfie yang Mirip

Selain Love Light TRT yang mirip dengan Karya Chris Budern, adapun beberapa spot lainnya yang ramai diperbincangkan warganet karena dianggap plagiat yaitu :

  1. Lukisan Mural Sayap TRT dengan Lukisan Sayap dari Colette Miller (Los Angeles)
  2. Ruang Foto Warna Warni TRT dengan ruang Foto Karya Yayoi Kusuma (Jepang)
  3. Lampu gantung berbentuk Cone Ice Cream TRT dengan Lampu gantung berbentuk Cone Ice Cream di Museum of Ice Cream New York
  4. Lukisan Mural Daun Pisang TRT dengan Lukisan Mural Daun Pisang di Museum of Ice Cream Los Angeles
  5. Instalansi Seni Berupa Buah Pisang TRT dengan Instalansi Seni Berupa Buah Pisang di Museum of Ice Cream Los Angeles

Hak Kekayaan Intelektual

Salah satu hak/jenis dari Hak Kekayaan Intelektual yaitu Hak Cipta. Berdasarkan pasal 1 Undnag-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta (UUHC), Hak Cipta adalah hak eksklusif pencipta yang timbul secara otomatis berdasarkan prinsip deklaratif setelah suatu ciptaan diwujudkan dalam bentuk nyata tanpa mengurangi pembatasan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Hak Cipta juga terdiri dari Hak Moral dan Hak Ekonomi yang dijelaskan dalam pasal 3 dan pasal 8 UUHC. Selain itu ada pula pembatasan hak cipta yang diatur dalam pasal 43 UUHC.

Salah satu pelanggaran dari Hak Ekonomi yaitu jika seseorang, tanpa izin Melakukan tindakan yang sebenarnya hanya boleh dilakukan oleh pemilik hak cipta ataupun tanpa izin melakukan tindakan komersial terhadap suatu karya. Sedangkan salah satu pelanggaran dari Hak Moral yaitu pelanggaran hak paternitas, jika kontribusi sebagai pencipta dari sebuah karya tidak diakui.

Ciptaan yang di lindungi Hak Cipta telah diatur dalam pasal 40 UUHC, diantaranya yaitu karya seni rupa dalam segala bentuk seperti lukisan, gambar, ukiran, kaligrafi, seni pahat, patung, atau kolase, karya seni terapan, karya arsitektur, karya seni batik atau seni motif lainkarya fotograf, karya sinematografi, dkk.

Oleh sebab itu, dalam hal penggunaan karya milik orang lain haruslah dilihat terlebih dahulu di aturan UUHC karena kita negara hukum, maka haruslah kita mengerti aturan hukumnya terlebih dahulu. Biasa yang menjadi keresahan masyarakat ada perbedaan terinspirasi dengan plagiat atau pelanggaran. Namun satu hal yang perlu diingat, jika kita khawatir akan adanya plagiat ataupun pelaggatan maka pencantuman sumber atau nama sumber adalah hal yang sangat penting.

Demikian pembahasan kita hari ini. Yuk terus simak pembahasan-pembahasan selanjutnya di website kami.

    Leave Your Comment

    Your email address will not be published.*

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

    Mulai WA
    1
    Hubungi Kami
    Halo Rencang, ada yang bisa kami bantu?